/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/

Boyolali merupakan daerah dimana masih banyak wilayah yang masih minim ketersediaan air baku untuk irigasi pertanian. Terlebih saat musim kemarau terdapat beberapa titik yang berpotensi mengalami kekeringan kekurangan air bersih. Sebagai penanganan jangka panjang perlu dibangun embung-embung sebagai bangunan konservasi untuk tampungan air hujan, air baku, dan irigasi di lokasi setempat.

Sebagai tindak lanjut, terdapat 90 lokasi embung usulan di Kab. Boyolali, dimana 20 lokasi embung telah mendapat dukungan dari pemerintah maupun masyarakat. Dari hasil skoring 20 lokasi Embung didapatkan 5 lokasi embung yang merupakan embung prioritas yaitu Embung Candi, Embung Manggis, Embung Tirtowening, Embung Gondangrawe, dan Embung Jatirejo.

BBWS Bengawan Solo melalui PPK Perencanaan Program Ery Suryo Kusumo,S.Pd,MT didampingi Tim Konsultan Fisnu Yudha Pramono, ST. MT., melakukan survey dibeberapa titik embung prioritas tersebut pada Sabtu(11/8/2018). Survey bertujuan untuk melakukan identifikasi potensi dan menyusun Detail Desain (DD) embung prioritas.
Nantinya dari 5 lokasi embung prioritas akan dikerucutkan menjadi 3 (tiga) embung prioritas yang akan di detai desain, yaitu: Embung Tirtowening, Ds.Banyuanyar, Kec.Ampel ; Embung Manggis, Ds. Manggis, Kec.Mojosongo; dan Embung Gondangrawe, di Kec.Andong (DATINBBWSBBS/edy)