/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/

Penyebab banjir yang sering terjadi di Kabupaten Madiun adalah meluapnya aliran Kali Jeoran pada saat debit air meningkat akibat terjadinya hujan. Luapan tersebut terjadi karena kapastitas tampung dari kali tersebut sudah tidak mampu mengalirkan debit air yang meningkat. Untuk mengendalikan banjir disuatu wilayah diperlukan perencanaan secara mendetail dan menyeluruh mengenai penyebab banjir dan kerugian yang ditimbulkan.aspek teknis dan social juga menjadi perhatian khusus dalam perencanaan penanggulangan banjir..

Seperti yang dilakukan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Pada Selasa 31 Juli 2018 lalu, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Charisal A Manu bersama Pejabat Esselon dan kesatkeran berkunjung ke lokasi kejadian banjir akibat meluapnya Kali Jeroan di daerah Madiun. Untuk menanggulangi kejadian banjir dilaksanakan Pekerjaan Studi Pengendalian Banjir di Kali Jeroan yang berada di Desa Babadan Lor Kabupaten Madiun. Kunjungan ini dilakukan untuk mengetahui pemanfaatan dan revitalisasi Pompa Banjir di Desa Glonggong, pengecekan kondisi tanggul di desa Warurejo Kabupaten Madiun, serta melihat secara langsung kondisi social ekonomi masyarakat setempat.

Setiap pekerjaan memiliki fungsi dan umur rencana masing-masing, dengan seringnya melakukan kunjungan dilapangan seperti ini diharapkan dapat memudahkan dalam hal perencanaan, pelaksanaan dan  pemeliharaan infrastruktur terbangun sehingga apabila suatu waktu terjadi banjir dapat teratasi secara keseluruhan dan tidak merugikan warga masyarakat sekitar(DATINBBWSBS/rizal-sita).