/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/

Salah satu program Padat Karya Tunai yang dilakukan Kementerian PUPR adalah melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI). Program P3-TGAI bertujuan menyediakan air bagi kawasan pertanian melalui pemeliharaan, rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi kecil (luas kurang dari 150 hektar), irigasi tersier dan irigasi desa yang dilakukan dengan cara Pemberdayaan Petani Pemakai Air (P3A) atau gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) atau Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A).

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Ir. Charisal Akdian Manu, M.Si didampingi oleh PPK Pendayagunaan Air Tanah Hariyo Priambodo S.T, MM dan PPK Operasi dan Pemeliharaan SDA III Wahyana S.T, M.T melaksanakan kunjungan ke P3-TGAI di Desa Mruwak dan Desa Sukosari Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun,  Jawa Timur (Rabu 10/10/2018).

“Pompa harus bekerja dengam baik, penjaga pompa harus peka, petani disini juga yang akan merasakan dampaknya sehingga semua berperan dalam menjaga pompa ini” Pesan Charisal.

P3-TGAI disambut hangat oleh petani daerah setempat yang diwujudkan dalam pengelolaan bersama melalui kelompok tani.

“Semenjak ada P3-TGAI ini ya cukup membantu, pasokan air tercukupi bahkan melimpah” Ungkap petani yang juga aktif dalam menjaga pompa air.

Kunjungan dilanjutkan ke Proyek Air Tanah (PAT) Desa Tawangrejo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan Jawa Timur sekaligus melihat proyek pembangunan Embung Kresek di Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun.

“PAT ini diperlukan pengelolaan yang terpadu dan berkesinambungan yang berpijak kepada kegiatan konservasi, pendayagunaan tepat guna, serta pengendalian daya rusak air” Ungkap Charisal (DATINBBWSBS/sita)