/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/

Senin, 14 Mei 2018 di Resto Danau Tengah Sawah Kabupaten Boyolali, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo melaksanakan kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengelolaan Sumber Daya Air. Dalam sambutannya Kepala Balai Charisal A. Manu mengatakan bahwa Boyolali sudah menunjukan kemandirian masyarakat dalam melakukan pengelolaan Sumber Daya Air, oleh karena itu acara ini diharapkan dapat memberi motivasi bagi masyarakat untuk menumbuhkan lagi kreativitas dalam pengelolaan Sumber Daya Air.

Acara ini dihadiri oleh warga Desa Bendan Boyolali serta Komunitas Sungai Adhidrawa Pujangga. “Acara ini diharapkan dapat menjadi ajang belajar yang dapat dipraktekan dikemudian hari bagi masyarakat dan komunitas” Terang Teguh Selaku Lurah Bendan.

Terdapat dua pelatihan dalam acara ini yaitu Pelatihan Olahan Tahu dan Pelatihan Kerajinan Limbah Non Organik. Narasumber untuk Pelatihan Olahan Tahu adalah Tri Rahayu yang berasal Dari Pabrik Tahu Serasi, Bendungan, Semarang. Sedangkan Narasumber untuk Pengolahan Kerajinan Limbah Non Organic adalah Suyono yang merupakan perwakilan dari Bank Sampah Polanharjo Kabupaten Klaten.

Pelatihan dilakukan dengan penyampaian materi baik dari segi cara pembuatan sampai ke cara pemasaran. Para peserta mempraktekan langsung cara mengolah tahu yang tidak hanya dibuat makanan tetapi limbah tahu yang dapat juga dimanfaatkan sebagai biogas. Selain itu para peserta juga dijelaskan cara membuat kerajinan limbah non organik yang dibuat dari sampah bekas lalu dijadikan dompet, tas, gantungan kunci dan pernak pernik yang sangat cantik.

Acara ini tidak hanya dapat menambah pengetahuan dan keterampilan namun juga dapat dijadikan inspirasi dalam melakukan wirausaha dimasa mendatang. (DATIN BBWSBS/sita,maw,ingga)