/**Begin Google Analytics**/ /** End Google Analytics**/

Bendungan Tukul berada di Desa Karanggede Kecamatan Arjosari Kabupaten Pacitan, Bendungan ini memiliki kapasitas tampungan sebanyak 8,68 juta meter kubik, selain sebagai pengendalian banjir bangunan penahan air ini memiliki manfaat suplesi irigasi 600 hektar, penyediaan air baku sebesar 300 liter/detik dan penghasil listrik 2 x 132 kW.

Saat ini progress pembangungn Bendungan Tukul sebesar 66,41% dari rencana 69,73% terjadi deviasi minus 3,32%. Minus deviasi yang ada diakibatkan beratnya medan yang ada di Bendungan Tukul, lokasi Bendungan tukul memiliki topografi yang sangat curam dan terjal.

“Kondisi tebing yang curam membuat area kerja jadi terbatas, jalan akses terbatas sekali, untuk ngatasi minus deviasi kita kejar volume yang ada terlebih dahulu, selain itu untuk saat ini kita tambah jam kerja, akhir Agustus kita optimis deviasi yang ada dapat diatasi dan Juli 2019 optimis selesai sesuai schedule,” terang Yoga Darmawan Selaku PPK Bendungan III.

Kepala Balai Besar Wilayah Bengawan Solo Charisal A. Manu sangat mengapresiasi pelaksanaan pembangunan Bendungan Tukul ini. “Kita lihat kemajuan pekerjaannya sangat luar biasa, ini artinya sudah pada posisi on the track, teman-teman sudah mengikuti ritme bekerja dengan evaluasi setiap saat hari demi hari mulai menunjukan progres yang meningkat, selain itu teman-teman harus tetap jaga (keselamatan) karena kondisi tingkat resiko kecelakaan sangat tinggi baik masalah medannya maupun dari struktur geologi tanahnya, kemudian dengan mobilitas kendaraan yang banyak sehingga sangat dibutuhkan kepekaan yang lebih tinggi lagi,” ujar Pria yang akrab disapa Roga ini. (DATIN BBWSBS/maw)